Minggu, 17 Oktober 2010

Suasana Emosional Warnai Evakuasi Penambang Terakhir

Evakuasi 33 Penambang Chili
Suasana Emosional Warnai Evakuasi Penambang Terakhir

Copiapo - Ke-33 penambang di Chili yang terkubur di perut bumi penambangan San Jose akhirnya bisa diangkat semua. Pemimpin penambang Luis Urzua menjadi penambang terakhir yang diangkat dengan selamat.

Detik-detik menantikan Urzua di atas perut bumi dengan kapsul 'Phoenix' itu sangat menegangkan sekaligus membahagiakan. Dari siaran langsung CNN, Kamis (14/10/2010) Presiden Chili Sebastian Pinera tampak terharu dan tak henti tersenyum menantikan kapsul 'Phoenix' itu.

Begitu kapsul 'Phoenix' muncul dan pintunya dibuka, sontak para penyelamat dan orang-orang yang berada di lokasi bersorak, termasuk Pinera. Sirene pun dibunyikan, tepat pada pukul 08.00 WIB. Evakuasi berlangsung 22 jam 37 menit seperti stopwatch yang dipasang CNN.

Urzua yang mengenakan kaca mata hitam pun keluar dan langsung berpelukan dengan Pinera dan beberapa kerabatnya. Pinera berkata kepada Urzua yang menjadi supervisor shift dari kelompok ini, dan membuat keputusan menyelamatkan kelompoknya pada hari pertama tambang runtuh.

Sabtu, 16 Oktober 2010

Menyemai Karakter Bangsa

Soemarno Soedarsono
Menyemai Karakter Bangsa
Sabtu, 16 Oktober 2010 | 03:39 WIB
Oleh Amir Sodikin”Knowledge is power, but character is more,” tegas Brigjen (Purn) H Soemarno Soedarsono, Ketua Umum Yayasan Jati Diri Bangsa. Di usianya yang ke-80, ia tak lelah mengingatkan tentang pentingnya membangun karakter bangsa.
Berjalan dari kamarnya ke ruang tamu, tubuh suami Yolanda Soemarno, petenis yang tenar pada era 1980-an ini, harus ditopang penyangga. Duduk di kursi, sosok salah satu guru character building bangsa ini tampak teduh.

”Kami berusaha mengingatkan masyarakat dan pemerintah khususnya, pentingnya character building,” ujarnya.

Selama 65 tahun, bangsa ini kehilangan jati diri. Korupsi merajalela, kekerasan di mana-mana, hedonisme dan materialisme diagung-agungkan, mafia hukum tumbuh subur.

Rabu, 13 Oktober 2010

Semua Berawal dari Kandungan

Rabu, 13 Oktober 2010 | 04:03 WIB

OLEH AGNES ARISTIARINI

Meski ungkapan Yeats di atas bermakna luas, bisa merujuk pada keyakinan, kemauan, bahkan mungkin prinsip kebangsaan yang kuat, ada satu hal yang tetap sama: rahim ibu.

Secara harfiah, rahim memang sumber segala-galanya karena dari situlah janin mulai bertumbuh kembang. Namun, peran rahim dan ibu ternyata jauh lebih berat daripada sekadar pemelihara awal mula kehidupan.

Selasa, 21 September 2010

Guru, Kunci Sukses Pendidikan Dasar

MUTU PENDIDIKAN

Guru, Kunci Sukses Pendidikan Dasar
Selasa, 21 September 2010 | 03:56 WIB

Jakarta, Kompas - Kesuksesan pendidikan dasar bukan sekadar menghadirkan anak- anak usia wajib belajar secara fisik di sekolah. Tantangan terberat justru memastikan anak-anak usia wajib belajar ini mendapatkan layanan pendidikan bermutu yang membuat mereka mampu mencapai tujuan belajar, menyelesaikan sekolah, dan memiliki kemampuan menghadapi masa depan.

Selasa, 14 September 2010

Pendidikan Profesi Guru Masih Terbatas

Jakarta, Kompas - Pendidikan profesi guru selama enam bulan atau satu tahun di lembaga pendidikan tenaga kependidikan masih dijalankan secara terbatas. Padahal, kebutuhan guru yang memiliki sertifikat pendidik sebagai guru profesional sudah mendesak.

Pada saat pemerintah berencana memulai pendidikan profesi guru (PPG)—yang terbuka untuk lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) negeri dan swasta—tahun ini izin penyelenggaraannya di perguruan tinggi swasta justru belum keluar.

Kamis, 09 September 2010

Disiapkan, Kurikulum Antikorupsi bagi Siswa

Selasa, 7 September 2010 | 03:48 WIB

Jakarta, Kompas - Kementerian Pendidikan Nasional menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menyiapkan kurikulum pendidikan antikorupsi. Rencananya, pendidikan antikorupsi ini akan mulai dijalankan pada 2011.

”Kami ke KPK untuk menyiapkan program bagaimana pendidikan antikorupsi yang rencananya masuk sebagai bagian dari pendidikan karakter yang akan dimulai pada 2011,” kata Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh seusai bertemu Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) M Jasin di Jakarta, Senin (6/9).

Rabu, 01 September 2010

Pendidikan Karakter Akan Diintegrasikan

Rabu, 1 September 2010 | 03:07 WIB

Jakarta, Kompas - Pendidikan karakter yang bakal diterapkan di sekolah-sekolah tidak diajarkan dalam mata pelajaran khusus. Namun, pendidikan karakter tersebut akan diintegrasikan dengan mata pelajaran yang sudah ada serta melalui keseharian pembelajaran di sekolah.